Aku bukanlah seseorang yang disukai banyak orang Aku bukanlah seseorang yang berani untuk mengambil rintangan Aku bukanlah seseorang yang teguh dan sabar dalam menghadapi cobaan Aku bukanlah seseorang yang mampu melawan saat mereka menyalahkan Aku hanya bisa diam Aku hanya bisa mengangguk patuh Berdiri lemas, tanpa seorangpun berada di sisiku Menatap kosong, tanpa apapun dalam pikiranku Mulut tak berbicara Telinga seolah tak berguna Aku berlari membawa diri Aku berteriak mencari jati diri Aku terisak mengetahui tak ada pertolongan Aku terjatuh menabrak dinding ketakutan Kosong Hampa Sepi Aku benci sendiri Aku benci untuk selalu tak dimengerti Aku benci untuk selalu diam namun dalam hati mencaci Aku benci kehidupan ini Satu-dua-tiga titik air mulai jatuh Tiga-dua-satu waktu mulai terhenti Berteriak, aku memaki Menangis, aku tersedu Marah, aku mengadu